pandu

pandu
pandu
Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1431 H. 
Mohon maaf lahir batin.

Entri Populer

Sabtu, 26 Juni 2010

mengenal bharata pandawa







WAYANG
WAYANG
Cerita Wayang 

MENGENAL BHARATA  PANDAWA


Prabu Pandu adalah Raja Astinapura. beristri dua orang, pertama, Dewi Kunthi putra dari Prabu Kuntiboja Raja Mandura, dengan Dewi Bandondari, sedangkan istri kedua,  Dewi Madrim putera Prabu Mandrapati, raja Mandaraka dengan Dewi Tejawati, seorang bidadari cantik dari Kahyangan. 
Dari Dewi Kunti Prabu Pandu mendapatkan tiga orang putera, yang semuanya laki laki, yaitu, Punta Dewa,  
Bima dan Arjuna.Sedangkan dari Dewi Madrim, Prabu Pandu mendapatkan dua orang putera, semuanya
uga laki laki yaitu Nakula dan Sadewa



Keluarga Pandawa sering disebut Bharata Pandawa. Pandawa merasa lebih dekat dengan Prabu Bharata kakek buyutnya. Prabu Bharata adalah putera Prabu Dusyanta dengan Dewi Sakunthala.
Sedangkan saudaranya, Kurawa merasa dekat dengan kakek buyutnya, Prabu Kuru. Maka penyebutan putera Prabu Drestarastra dengan sebutan Kurawa, maksudnya keturunan Prabu Kuru. Prabu Kuru adalah keturunan generasi kedua sebelum Prabu Bharata, yaitu kakek Prabu Bharata. 






Mari kita temui mereka.

PUNTA DEWA :

Puntadewa adalah raja Indraprasta. Punta Dewa mempunyai nama lain Yudistira, Darmakusuma,
Darmaputra

Samiaji, Dwijakangka, Darmawangsa, Gunatalikrama, Kantakapura,dan .Kuntadewa.

Sedangkan istana Indraprasta disebut juga Amarta atau Batonokawarso,

Prabu Puntadewa, memiliki senjata dan pusaka berupa, Jimat Kalimusada, Songsong Tunggul Naga dan

Tombak Kyai Karawelang.


Punta Dewa memiliki isteri bernama Dewi Drupadi, Puteri Raja Pancala, Prabu Drupada dengan Dewi

Gandawati. Dari Dewi Drupadi. Prabu Punta Dewa mendapatkan  seorang putera bernama Pancawala.



Dikisahkan dalam versi India, Dewi Drupadi merasa cemas, karena usianya sudah menginjak dewasa,namun

belum ada satupun pemuda mau mengenalnya apa lagi yang melamar dirinya. Maka ia pun memohon
Dewaagar diberi jodoh.Dewi Drupadi melakukannya sampai lima kali.

Pada hari kelima, datanglah Batara Narada, dan memberitahu bahwa sebenarnya dewa sudah akan memberi

jodoh pada waktu Dewi Drupadi berdoa pada hari pertama, tetapi karena di ulang sampai lima kali, maka

Dewi Drupadi akan bersuami lima orang.




Kebetulan sekali Pandawa yang berhasil memboyong Dewi Drupadi pada Sayembara GandamanUntuk

pertemuan dengan Dewi Drupadi,  Pandawa telah mengatur pembagian waktunya sedemikian rupa.

Dalam perkawinan Dewi Drupadi dengan Pandawa Lima,

Punta Dewa mendapatkan seorang putera laki laki,bernama : Pratiwinda.Werkudara mendapatkan seorang

putera laki laki bernama Sutasoma.

Arjuna mendepatkan seorang putera laki laki, bernama Srutakirti.Nakula mendapakan seorang putera laki

laki bernama Satanika.

Sedangkan Sadewa juga mendapatkan seorang putera laki laki bernama Srutakama.









Bima:

Bima adalah Satria Jodipati. Bima memiliki nama lain, seperti, Bayusuta, Balawa, Bilawa, Bratasena, Bima,

Birawa, Dandhunwacana, Nagata, Kowara, Sena, Wijasena, Pandiusiwi, Kusumayuda,

Kusumadilaga dan Gandhawastratmaja.

Werkudara memiliki senjata Gada Rujakpolo dan gada Lukitosari. Aji ajiannya, adalah  Aji Blabag Pangantol

antol, Aji Ungkalbener, dan Aji Bandung Bondowoso, pemberian Pamannya, Gandamana pada saat ajal,

dalam Sayembara Gandamana, gada lambitamuda,bayubajra, jalasengara, cincin manikam druindra, air suci

Prawitasari, dan kuku pancanaka.


Werkudara memiliki saudara tunggal Bayu, yaitu Bathara Bayu sendiri, Anoman, Liman Setubandha, Garuda

Mahambira, Sarpa Nagakorawa, Gunung Maenaka dan Ditya Jayawreksa.


Werkudara memiliki tiga orang isteri, yaitu :                   


Dewi Nagagini. Putera Sanghyang Antaboga dan Dewi Supreti dari Kerajaan Saptapratala. Dari

perkawinannya dengan Dewi Nagagini                         

Wekudara mendapat seorang putera laki laki  bernama : Antareja.

Dewi Urangayu dari Kerajaan Jangkar Bumi. Putera Batara Baruna. Dari Dewi Urangayu, Werkudara

mendapatkan seorang anak laki laki bernama, Antasena.
  




Dewi Arimbi, puteri Prabu Kala Trembaka, Raja Pringgadani. Dari Dewi Arimbi, Werkudara mendapatkan

seorang putera bernama Gatutkaca.

Prabu Anom Gatutkaca tewas dalam perang Baratayuda melawan Adipati Karna, Raja Awangga.

Catatan :


Mengenai Antareja dan Antasena, dari sebagian pecinta wayang, mengatakan bahwa Antasena  dan Antareja
itu hanya satu orang, yang memiliki dua nama,

Juga ada sebagian pecinta wayang, ada yang mengatakan putera dengan Nagagini  lah
yang bernama Antasena, sedangkan yang  anaknya dari Dewi Urangayu itu 
adalah Antareja. 

Wayang Jawa Barat, kalau tidak salah putera Werkudara dengan  Nagagini adalah Antasena, sedang putera dengan dewi Urangayu, bernama Jakatawang.

Istri Werkudara ketiga, Dewi Urangayu didapat, setelah Werkudara berhasil menemukan tirta prawitasari di dasar tengah samudera yang mempertemukannya dengan Dewa Ruci. Kemudian diambil menantu oleh Batara Baruna, dengan putyerinya Dewi Urangayu.

Sedangkan versi lain, Dewi Urangayu didapat setelah Pandawa dan Kurawa mengikuti lomba membuat sungai. Werkudara dan saudara saudara Pandawa, dibantu pasukan dari Gisik Narmada,yang oleh  Batara Mintuna diperintahkan membantu Werkudara membuat sungai Serayu. Pekerjaan Pandawa cepat selesai. Tentu saja Kurawa tidak bisa melihat pasukan Begawan Mintuna,yang membantu Werkudara, karena tidak bisa terlihat oleh manusia biasa.

Sedangkan Kurawa, yang jumlahnya 100 orang itu,  hanya bisa membuat sungai yang lebih kecil, yaitu Sungai Klawing.Setelah lomba selesai, Werkudara oleh  Batara Mintuna, dipertemukan dengan puterinya yang bernama Dewi Urangayu.  Keduanya saling mencintai, maka Werkudara  diambil menantu Batara Mintuna, dan dikawinkan  dengan puterinya Dewi Urangayu


Versi dari daerah Banyumas, Werkudara mempunyai istri lagi, dengan dewi Rekatawati, Dari Dewi Rekatawati, Werkudara mendapat seorang putera bernama Srenggini. Wayang Srenggini yang ada dikenal di Banyumas.Wayang terebut mirip Antareja tetapi di kepalamya memiliki sepasang capit yuyu, karena Dewi Rekatawati sendiri, adalah jelmaan seekor Yuyu atau seekor kepiting.






ARJUNA



Arjuna, adalah Adipati Madukara. Arjuna memiliki nama lain , seperti :Dananjaya, Parta, Janaka, Permadi,
Kumbangali-ali, Indratanaya;Palguna juga Bambang Margana. Dalam pagelaran Wayang orang atau wayang
kulit, Arjuna disebut dengan nama  Janaka ( Jawa : Janoko).



Didalam penyamaran pernah menjadi seorang kandhi, bernama Kandhi Wrehatnala, yang berhasil mengusir
kekuatan musuh yang datang dari Trigarta dan Astina keluar dari bumi Wirata. Arjuna pernah juga pernah
menyamar jadi seorang wanita bernama Endang Werdiningsih, yaitu waktu Dewi Irawati hilang, yang ternyata
diculik oleh raja Tirtakadasar, Prabu Kartopiyogo.



Pada waktu berapa di Gunung Indrakila, disebut Begawan Ciptaning atau Begawan Mintaraga. Begawan
dan pada waktu diangkat menjadi raja bidadari di Kaindran, bergelar Prabu Karitin,
Arjuna juga memiliki senjata pusaka sakti. Sebagian didadat dari  warisan pusaka dari moyangnya sejak
Begawan Sekutrem, sampai dengan Pandu, berupa Panah Sarotama, Panah Ardadedali, keris



Pulanggeni. Arjuna juga memiliki pusaka pusaka yang lain, berupa Keris Kala Nadhah yang nantinya di minta

oleh Werkudara pada waktu Gatutkaca Krama, Arjuna juga mendapat pusaka pusaka lagi, berupa panah


Pasopati dari Batara Guru, panah Sangkali dari Pandita Durna, Panah Candranila, panah Sirsha,

terompet Dewadatta, Cupu minyak Jayengkaton pemberian Resi Wilawuk (Resi Wilwuk)dari hutan Alas Wanamarta., juga Kuda Ciptawilaha, Cambuk Kyai Pamuk,

Ajiajian yang dimiliki, aji Panglimunan, Tunggengmaya, Aji Sepi Angin dari Raden Gandamana,dan aji pengasih.  

Arjuna memiliki banyak isteri. Arjuna digambarkan, sebagai orang kesatria, yang suka tapa ngrame, yaitu
Arjuna dalam perjalanan pergi bertapa, Arjuna suka memberi bantuan orang orang yang ditemuinya
diperjalanan, memberikan bantuan orang yang lapar, orang yang tidak memiliki baju, dan  mendapatkan
persinggahan hati, biasanya di pertapaan yang disinggahi, para pendita atau para Begawan, memperkenalkan
puterinya, dan  Arjuna terus jatuh cinta dan memperistrinya.
Arjuna di kenal dengan lananging jagat, dan di  kiaskan  memiliki istri 1000  kurang satu.


Adapun isteri isterinya adalah :




1. Dewi Ulupi. 


Dewi Ulupi, puteri seorang Begawan, bernama Naga Kurawa, versi lain puteri 
Begawan Kanwa, dari pertapaan Yasarata.Ada juga versi lainnya Dewi Ulupi puteri resi Jayawilapa dari Gunung Yasarata.

berputera Bambang Irawan; B  ambang Irawan menjadi menantu Prabu Kresna, Raja Dwarawati, mendapat Dewi Titisari. Bambang Irawan tewas ketika bertemu  Kala Srenggi, di hutan Pringgadani, ketika Irawan pergi menuju Wirata, bermaksud untuk memperkuat pasukan Pandawa,

















2. Dewi Sembadra,










berputera Abimanyu.



Abimanyu memiliki dasanama, Angkawijaya,Jaya Murcita, Jaka Pengalasan, Partasuta, 


Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudana dan Wirabatana. Abimanyu tinggal di Plangkawati, 


setelah sebelumnya mengalahkan Adipati Plangkawati, Prabu Jaya Murcita.










3. Dewi Srikandi tidak berputera.














4. Dewi Larasati.












berputera Brantalaras,
















5. Dewi Sulastri,












berputera Bambang Suimitra.Bambang Sumitra beristri dengan Dewi Asmarawati putera Prabu Suryasmara dari negeri Argakencana.
















6. Dewi Jimambang
Dewi Jimambang puteri Resi Wilawuk dari hutan alas Wanamarta atau Alas Mertani. Resi Wilawuk ada yang meyebut Resi Wilwuk.

















berputera Kumaladewa














dan Kumalasakti;
















7. Dewi Ratri, puteri Prabu Jin Yudistira.
    versi lain cucu Begawan Partana dari Pertapaan Guwawarna.
















berputera Bambang Wijanarka
























8. Dewi Dersanala, 








berputera Wisanggeni















9. Wilutama,



















berputera Wilugangga;

















10.Dewi Manuhara,











berputera Endang Pregiwa














dan Endang Pregiwati


























11. Dewi Supraba, 














berputera Prabakusuma
















12. Dewi Antakawulan, 












berputera Antakadewa













13. Dewi Sarimaya














14. Dewi Maheswara,







berputera Bambang Priyambada tinggal di pertapan Glagahwangi bersama ibu dan kakeknya, Begawan Sidik Waspada.
























15.Dewi Juwitaningrat.








berputera Bambang Sumbatha.atau Sembotho.

Cerita ini, tentang puteri Jin Raksasa yng sedang hamil muda,bernama Juwitaningrat, berniat ingin  menjadi

istri Arjuna, maka dengan merubah dirinya menjadi Dewi Sembadra, kemudian membuang Dewi Sembadra

asli kedalam hutan Krendayana,.





Di hutan Krendayana  ini  kemudian  Abimanyu dilahirkan, dan mendapat nama Jaka Pengalasan. Namun

akhirnya peristiwa ini dapat diketahui Arjuna, setelah Dewi Senbadra dan puteranya, kembali ke Madukara.


Dewi Juwitaningrat dan puteranya Bambang Sembotho, diusir dari kasatrian Madukara, kembali ke alamnya.




Cerita ini nyaris sama dengan "Cindelaras", sebuah cerita Panji.






16. Dewi Srimedang, berputera








Bambang Srigati




Catatan :


Isteri Arjuna yang lain :


17. Dewi Pamegatsih, berputera Bambang Pamegatrisna



18. Dewi Gandawati, puteri dari Prabu Gandasena dari Kerajaan Taikmadu.. Dari Dewi Gandawati, Arjuna mendapatkan seorang putera bernama   berputera Bambang Gandawardaya.



19. Dewi Partawati; puteri Prabu Partakusuma  dari Kerajaan Waringinsungsang;



20. Dewi Lestari;



21. Dewi Manikarya;



22. Dewi Manikhara;



23. Dewi Suyati;



24. Dewi Puspawati.



25. Dewi Retna Kasimpar;



26. Dewi Purnama  Sidi Puteri Begawan Sidi Wasana, dari Pertapaan Andong Purnama, berputera Bambang

Manonbawa, atau Manon Manonton atau Kresna Malang Dewa.


27. Dewi Banowati, permaisuri Prabu Suyudana, tewas dibunuh oleh Aswatama, dalam peristiwa Aswatama  

Nglandak, atau dalam Parikesit Lahir.


28. Dewi Citrahoyi;

 Sepeninggal Banowati, Arjuna menjadi lengleng, namun ketika melihat kecantikan  Dewi Citrahoyi yang mirip

dengan Dewi Banowati, menjadikan Arjuna bersemangat kembali, mengembalikan gairah hidup Arjuna.

Dewi Citrahoyi, adalah istri Prabu Arjunapati, Raja Sriwedari. Prabu Kresna datang ke Sriwedari, Prabu

Kresna meminta baik baik, agar Citrahoyi diberikan kepada Arjuna    

tetapi Arjunapati menjadi tersinggung, .menjadikan pertarungan sengit antara Arjunapati dan Arjuna. Arjuna


tewas menghadapi Prabu Arjunapati.Namun Sri Batara Kresna  dapat menghidupkan lagi, dan Arjuna dibantu

Batara Sri Kresna dapat mengalahkan Arjunapati hingga tewas.Arjuna menjadikan Citrahoyi sebagai

permaisurinya. 

Mengenai kedudukan Arjuna setelah perang Baratayuda, dikisahkan menjadi raja Banakeling bekas kerajaan

Jayadrata putera Begawan Sapwani., yang tewas oleh Arjuna.  Versi lain, menceritakan setelah Jayadrata

tewas, istrinya, Dewi

Dursilawati  beserta  kedua  putranya, Wiruta dan Surata  masih tinggal di Kerajaan Banakeling, dan menjalin

hubun baik dengan Pandawa dan keturunannya.



 Dewi Anggraeni


Sedangkan kecintaan pada Dewi Anggraeni, istri Prabu Palgunadi dari Kerajaan Paranggelung, 


yang tewas karena perselisihan dengan Arjuna, tidak mndapatkan tanggapan Dewi Anggraeni. Ia 


memilih terjun kedalam jurang, 


untuk menghindari Arjuna.


29. Dewi  Larawangen.


30. Dewi Citranganda dan puteranya, Babruwahana. ceritanya adalah sebagai berikut


Ada satu cerita dari Mahabharata, Arjuna berpetualang 1 tahun, setelah tidak sengaja, masuk 


kamar Drupadi untuk mengambil pusaka yang tertinggal dikamar Drupadi. 




Hal tersebut terjadi, karena ada pasukan raksasa yang sedang mengacau didaerah 


Batanakawarsa, Arjuna ketika masuk kamar Drupadi, tanpa sengaja melihat Puntadewa, dan 


Drupadi sedang berpelukan mesra. Namun Arjuna tetap masuk dan mengambil pusakanya. 


Sebagai konsekwensinya, memasuki kamar Drupadi bukan pada jadwal harinya, maka ia harus 


meninggalkan istana selama satu tahun, sesuai dengan perjanjian yang dibuat bersama oleh 


Pandawa Lima sebelumuya. 


Dalam berpetualang itu, Arjuna mendapatkan  Dewi Ulupi,puteri Naga Korawa, dari Istana Naga, 


Nagaloka, Arjuna memperistri Dewi Ulupi dan meninggalkannya lagi, meneruskan 




petualangannya, Perjalanan Arjuna sampai ke negeri Manipura, dan oleh Prabu Prabhakata atau 


Prabu Citradahana, Arjuna dijodohkan dengan puterinya yang bernama Dewi Citranggada. atau 


Dewi Citraganda seorang  puteri yang cantik. Kelak Dewi Citranganda akan melahirkan seorang 


anak laki laki perkasa  bernama Babruwahana atau Wabruwahana Babruwahana kena tipu daya oleh Kurawa, ketika ia bertemu Kurawa..Dikatakan oleh Kurawa. Dikatakannya Arjuna telah membunuh Arjuna, ayah Baruwahana. Tentu aaja Nabruwahana menjadi marah.


sehingga ketika ia berhadap hadapan dengan ayahnya, Arjuna, terjadilah perkelahian seru, Dalam 


perkelahian itu, Arjuna  tewas di tangan puteranya sendiri, yaitu Babruwahana sendiri. (Wikipedia). 


Sementara itu kejadian itu diketahui  oleh Dewi Ulupi, Dewi Ulupi m,enghidupkan kembali Arjuna 


dengan Tirtamarta. milik ayahnya Begawan Nagakorawa. Arjuna hidup kembali. 


Dewi Ulupi menceritakan riwayat Babruwahana, dan memperkwnalkannya dengan puteranyya, 


Babruwahana. Babeuwahana menyesali dirinya, karena tekah membunuh ayahnya sendiiiri. Arjuna 


maklum, karena mereka saling tidak mengenalnya.


Pada waktu Arjuna bertapa di gunung Indrakila,  Arajuna yang bergelar Begawan Mintaraga 


mendapat godaan dari  bisasari cantik.adalah bidadari penggoda yang di tugaskan untuk 


menggagalkan tapa brata 


Mereka itu,  Dewi Warsiki, Dewi Irimirin,Dewi Gagarmayang, Dewi Tunjungbioru.  Dewi Lengleng Mulat, Dewi Supraba dan Dewi Wilutama. Dewi Supraba dan Dewi Wilutama sudah diterangkan tersebut diatas, sedangkan ke lima bisdadari lainnya akhirnya menjadi istri  Arrjuna, ketika Arjuna menjadi Raja 


31 Dewi Warsiki;


32. Dewi Surendra atau dewi Irim Irin;


33. Dewi Gagar Mayang;


34.Dewi Tunjung Biru;


35.Dewi Leng Leng Mulat;

Uruwasi, ini juga seorang bidadari. Dewi Urwasi ini jatuh cinta dengan Arjuna, ketika Pandawa menjalani

hukuman buang, Arjuna pergi ke Kahyangan  ayahnya, Bathara Indra, Di Kahyangan ini. Arjuna kedatangan

Dewi Urwasi . Dewi Urwasi. kelihatannya jatuh cinta pada Arjuna. Namun Arjuna menolaknya, karena  dewi

Urwasi pernah menjadi isteri kakaek moyamgmya, yaitu prabu Puru. Arjuna menolak permintaan dewi

Urwasi. Dewi Urwasi menjadi marah, dikutuknya Arjuna menjadi seorang banci.Bathara Indra mengetahui

kejadian itu, maka Bathara Indra mengingatkan Dewi Urwasi, bahwa kutukan itu  hanya berlaku sampai  satu

tahun, bagi Arjuna atau Para Pandawa,ada juga hikmahnya, ketika Arjuna dan saudara saudaranya,

memasuki suatu negara, untuk menjalankan hukuman penyamaran, maka tidak ada seorangpun tahu kalau

kalau itu Arjuna.dan saudara saudaranya.


36.Dewi Suryawati, 


puteri Prabu Radeya, raja Pretapralaya. Prabu Radeya mengangkat anak yang 


ditemukan di pinggir sungai.,anak tersebut Suryaputra anak Dewi Kunti yang dbuang oleh 


Kakeknya, Prabu Basukunti. Suryaputera diangkat menjadi putera Prabu Radeya, dan diberi nama 


Radeyaputera.Radeyaputera di pasangkan dengan Suryawati sebagai adiknya 


Suryawati.Sedangkan versi lain, Suryaputera diangkat oleh kusir Adirata, seorang kusir kereta 


istana Astina.




37. Warsini; saudara bidadari Warsiki;


38. Tilotama;


39. Kencanawati 


40. Kencanawulan, 


Kencanawari dan KLencanawulan adalah puteri Prabu Sokadrema dari   Kerajaan Sokarumembe.


Istri Arjuna konon 41 orang, ternyata masih kurang 1 orang lagi. Barangkali dari pecinta wayang mengetahui, bisa melengkapinya, terima kasih.




Kalau Dewi Urwasi termasuk isteri Arjuna, maka jumlahnya sudah ada 41 orang. namun tidak 


mungkin.




NAKULA


Nakula dan Sadewa dilahirkan dari Dewi Madrim putera Prabu Mandrapati, dari Kerajaan Mandaraka.

Nakula mempunyai nama lain Pinten.

Nakula dan Sadewa di lahirkan sebagai putera kembar. Mereka titisan Batara Aswan dan Aswin.Setelah

dewasa merekapun beristri.

1. Dewi Sayati, Putera Prabu Kridakirata dari Kerajaan Awuawu Langit, berputera seorang laki laki bernama


Bambang Pramusinta, dan seorang puteri bernama Dewi Pramuwati.

2. Dewi Srengganawati, putera Resi Badawanganala dan Dewi Srunggagini, dari Kerajaan

Gisiksamodera,atau Ekapratala. Naula mendapat anugerah berupa cupu pusaka berisi air kehidupan

Tirtamanik, dari Resi Badawanganala. Dari Dewi Srengganawati, Nakula mendaaaapatkan seorang puteri 


Dewi Sritanjung.

Nakula tinggal di Kesatrian Sawojajar.Setelah Perang Baratayuda, Nakula menjadi Raja di Mandaraka

menggantikan kakeknya, Prabu Salya.





SADEWA


Saudara kembar Nakula adalah Sadewa, nama lain Sadewa adalah Tangsen. Sadewa beristri dengan putera


Resi Tambra Petra yang bernma Dewi Pradapa.


Dari Dewi Pradapa, Sadewa mempunyai seorang anak perempuan bernama Niken Sayekti dan seorang


anak  laki laki, bernama Sabekti.



Dewi Srengginiwati, adalah adik Dewi Srengganawatii,  puteri Resi Badawanganala, seorang raja Kura


Kura dari kerajaan Gisik Samodera,


dan berputera seorang anak laki laki, bernama Sidapaksa atau Widapaksa.


Sadewa tinggal di Kasatrian di Bumiretawu (Bawenatalun)


ANAK CUCU (BUYUT) PARA PANDAWA: :

Sasikirana, anak Gatutkaca dengan Dewi Pregiwa,

 Jayasumpena, anak Gatutkaca dengan Dewi Sumpani.

dan Bambang Suryakaca, anak Gatutkaca dengan Dewi Suryawati, puteri Batara Surya dan Dewi Ngruni.,

Danurwenda, anak Antareja dengan Dewi Ganggi, Puteri Prabu Ganggapranawa.

Parikesit, anak Abimanyu dan Dewi Utari puteri Prabu Matswapati, Raja Wirata.

Parikesit mempunyai seorang istri , bernama Dewi Madrawati, berputera Janamejaya,

Janamejaya menjadi raja, menggantikan ayahnya.

Janamejaya, kemudian  beristri Wapushtama, berputera Satanika,.

Satanika menggantikan ayahnya  menjadi raja,

dan beristri puteri Kerajaan Wideha, berputera Aswamedhadatta.

Aswamedhadatta menggantikan ayahnya  menjadi raja.berikutnya.


Menurut cerita pedalangan, Parikesit memiliki 5 istri ::

1, Dewi Puyangan, berputera : Ramayana dan Pramasata;

2. Dewi Gentang berputera  Dewi Tamioyi.

3. Dewi Satapi atau Dewi Tapen, berputera : Yudayana dan Pramasti;

4. Dewi Impun, berputera : Dewi Niyedi;

5. Dewi Dangan berputera : Ramaprawa dan Basanta



Sedangkan untuk lebih dekat  mengenal Kurawa, dapat bergabung dengan" Mengenal 100 Kurawa"

SELESAI ***